Rabu, 07 September 2016

Revew Film Avenger: Age of Ultron

Assalamualaikum Wr. Wb.
            Yooo.. ini merupakan tulisan pertama saya (meskipun sebenarnya karena tugas... ^_^ :D). Saya akan berbagi tentang hasil review dari film Avenger: Age of Ultron. Film yang rilis pada tahun 2015 itu memiliki hal yang sangat menarik untuk direview yaitu tentang Artificial Intelegence atau yang biasa di sebut dengan kecerdasan buatan.
            Di awal film di ceritakan tentang Avenger yang sedang mengepung markas Hydra yang sedang melakukan penelitian. Tujuan utama para Avenger adalah merebut kembali tongkat Loki (kalau gk tau harus nonton film avenger yg pertama :v). Setelah melawan para pasukan hydra yg sedang bertahan seorang avenger lebih tepatnya Tony Stark atau Iron Man menemukan lokasi dari tongkat Loki tersebut beserta proyek yang sedang dikejakan oleh Baron Stucker (salah satu anggota hydra). Akhirnya Tony Stark berhasil mengambil tongkat tersebut yang sebenarnya senagaja dibiarkan di ambil untuk memenuhi tujuan tertentu.
            Sesampai di markas Avenger, Tony Stark meneliti tongkat tersebut sebelum tongkat tersebut dibawa kembali ke Asgard oleh Thor. Dan ia menyadari suatu hal bahwa Baron Stucker sedang meneliti tentang Artificial Intelegence (kecerdasan buatan). Hal itu berdasarkan sesuatu yang di temukan Tony saat menganalisa tongkat Loki yaitu suatu program yang memiliki kemiripan seperti Jarvis (Ai yang di buat oleh Tony Stark) namun lebih kompleks.
            Selanjutnya Tony berfikir egois. Kenapa saya bilang egois? Karena dia hanya memutuskan sepihak tanpa menanyakan kepada rekan setimnya. Dari sesuatu yang ia temukan di tongkat tersebut ia berniat membuat Ultron dengan meminta bantuan kepada dr Banner dengan tujuan untuk menciptakan perdamaian. Akan tetapi hasil yang diharapkan tidak sesuai, karena Ultron memiliki kesadaran sendiri. Ia ingin “menciptakan perdamaian” dengan cara nya sendiri yaitu dengan memusnahkan umat manusia agar tercipta era yang lebih baik.
            Setelah Ultron memberontak dan mengambil tongkat loki ia ingin membuat tubuhnya sendiri karena sebelumnya ia tidak memliki tubuh. Dengan mengendalikan Dr. Helen ia ingin membuat tubuhnya menggunakan jaringan cradle dengan memnfaatkan vibranium (logam terkuat di bumi) serta Mind Stone yang merupakan salah satu batu yang memiliki kekuatan besar di alam semesta. Akan tetapi rencana tersebut di gagalkan oleh para Avenger saat pemindahan kesadaran Ultron ke tubuh tersebut. Avenger mengambil tubuh kosong tersebut. Yang sangat disayangkan di momen ini adalah Natasha tertangkap oleh ultron saat memindahkan tabung yg berisi calon tubuh Ultron.
            Kapten Steve memerintahkan agar tubuh kosong tersebut dibawa ke markas dan diserahkan ke Tony stark dengan tujuan agar tubuh tersebut dimusnahkan. Tony berfikiran berbeda, ia malah ingin melanjutkan keinginan yang sebelumnya gagal. Ia bermaksud memasukkan Jarvis kedalam tubuh tersebut. Akan tetapi sebelum hal itu diselesaikan Tony dihalangi oleh kapten Steve karena ia takut kejadian yang sama terulang kembali. Dan pertarungan terjadi. Di sela pertarungan yang baru saja dimulai tiba-tiba Thor muncul dan mengalirkan kekuatan petirnya ke tabung yg berisi tubuh Cradle tersebut dengan maksud agar tony menyelesaikan pemindahan jarvis ke tubuh tersebut. Dan bangkitlah Jarvis dengan tubuh barunya. Thor memanggil makhluk tersebut dengan sebutan Vision.
            Saat Vison ditanyai ia berpihak kepada siapa ia kebingungan. Karena ia tidak bisa memihak Avenger dengan mudahnya akan tetapi ia juga tidak memihak Ultron. Ia menjawab ia berada di pihak kehidupan sedangkan Ultron tidak. Maka dari itu ia memutuskan untuk membantu Avenger menghentikan Ultron serta menyelamatkan Natalia yang sedang berada di Sokovia. Akhirnya Avenger dan Vision serta Wanda dan Pietro (orang yang memiliki kekuatan super yang berasal dari penelitian Baron Stucker dan juga sebelumnya melawan Avenger) bersama-sama melawan Ultron.
Singkat cerita setelah melawan pasukan robot yang dibuat Ultron di Sokovia Avenger berhasil mengalahkan Ultron yang saat itu sedang menerbangkan Sokovia dan menjatuhkan nya kembali agar terjadi ledakan untuk memusnahkan manusia (biar kayak efek meteor jatuh gitu.. :D) dan dunia kembali aman. Di pertempuran tersebut Pietro mati karena melindugi Clint yang saat itu sedang menyelmatkan salah satu warga. Nah di moment ini saya langsung berfikir gimana kalo seandainya si Pietro ini tetap hidup dan menjadi Avenger. Mungkin ceritanya bisa menarik ada anggota Avenger yang bisa lari cepet seperti super hero Flash :v.
Sekian review dari saya, bagi yang belum nonton film ini sangat disarankan untuk menontonya apalagi bagi yang suka film action karena di film ini banyak sekali pertarungan yang tidak dapat dijelaskan dengan kalimat. Akhir kalimat
Wassalamualaikum Wr. Wb.